Perbedaan antara Enkripsi dan Hashing

0
780

Assalamualaikum.

Semoga kita semua dalam keadaan sehat sebelum memulai belajar yang baru ya. Alhamdulillah, dapet kesempatan juga nambah artikel. Seperti judul yang telah saya tulis, saya akan memaparkan sedikit tentang salah kaprah yang sering terjadi buat para programer ataupun yg lain. Apa salahnya? yaitu mengartikan pengertian enkripsi yang tidak tepat sasaran alias salah. Jadi salah mengartikan enkripsi yang seharusnya adalah hashing.

Contoh dari kesalahan tersebut contohnya adalah: Kita ingin mengamankan password untuk kita simpan ke dalam database kita. Sebagai contoh password yg akan kita amankan adalah kata “Admin”, dan akan kita amankan dengan menggunakan algoritma MD5. Maka hasilnya adalah: “e3afed0047b08059d0fada10f400c1e5″

Ok, untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasan masing2 point. (Penjelasan yg paling penting ada di nomor 3)

Enkripsi

  1. Pengertian : Teknik mengubah kata dasar/awal menjadi sebuah baris kode berdasarkan algoritma tertentu. Pesan yang terenkripsi hanya bisa dibaca jika memiliki kunci untuk membukanya.
  2. Membuka : Diperkukan kunci untuk membuka kata yang terenkripsi tersebut.
  3. Hasil : Hasil Enkripsi biasanya tidak sama satu dengan yg lain, meski sumber katanya sama.
  4. Contoh : Berkirim pesan dengan antar pengguna Skype. Jika ada orang lain yang membuka pesan tsb tidak akan bisa dibuka jika tidak mengetahui kuncinya. Begitu juga misalnya dengan pesan whatsapp kita. Dan biasanya banyak digunakan berbagai aplikasi untuk mengamankan datanya.

 

Hashing

  1. Pengertian : Teknik mengubah kata dasar menjadi sebuah bentuk lain dengan cara mencampur beberapa kata berdasarkan dari algoritma yg digunakan. Beberapa teknik yg paling sering digunakakan adalah: MD5, SHA1 dll.
  2. Membuka : Untuk membuka tidak diperlukan kunci, tetapi bisa menyamakan kembali hasil hashing yg baru dengan hasil hashing yang tersimpan didatabase misalnya.
  3. Hasil : Hasil dari hashing pasti sama dengan kata yang dibuat sebelumnya. (Dengan algoritma yg sama tentunya). Itulah mengapa pada point no. 2 cara untuk membukanya adalah menyamakan hasil dengan hasil sebelumnya. Karena itu pasti sama.
  4. Contoh : Hashing kata “Admin” akan menjadi : “e3afed0047b08059d0fada10f400c1e5

Naah sekarang sudah tau kan, bahwa yang kita maksud dengan mengamankan kata adalah merupakan teknik hashing bukan enkripsi.

Tambahan lagi. Karena teknik hashing adalah dengan mencampur beberapa kata menjadi beberapa kata lagi, maka dengan ini kitapun bisa membuat sendiri algoritma sederhana untuk teknik hashing. Nanti jika sempat akan saya jabarkan sedikit caranya pada artikel berikutnya.

Ok, itu dia perbedaan mendasar antara enkripsi dan hashing. Mudah2an tidak salah lagi nantinya dan bisa memperluas pengetahuan kita ya. Di artikel berikutnya saya akan memberikan tutorial mudah cara hashing password di VB.Net. Dijamin mudah dan simpel deh, karena baris kodenya pendek, ga kaya tutorial kebanyakan, karena kita akan menggunakan bantuan dari sql untuk menghasilkan hashing. Sudah ada gambaran atau masih penasaran? Cek artikel berikutnya ya!!


Semoga bermanfaat buat diri saya pribadi dan orang lain. Jangan lupa berbagi dengan yang lain agar ilmu yg kita peroleh lebih manfaat dan berkah.

Wassalamualaikum Warahmatullah.

LEAVE A REPLY